Wanita………..
Mahluk yang diciptakan Tuhan dengan penuh perasaan. Mungkin seperti itulah wanita, selalu saja mengutamakan perasaan. Tanpa pernah bisa menyadari, hidup ini adalah sebuah realita, logika dan akal harus ikut mengambil perannya, tidak hanya perasaan yang berhak mengambil sikap selama menjalani hidup.
Sebenarnya apakah cinta itu??? Saat kamu melakukan mengorbankan segalanya demi seseorang apakah itu cinta?? Hei para pria, cinta bukanlah perasaan yang cukup ditunjukkan pada dirimu saja. Cinta bukan berarti kami para wanita harus melupakan keluarga, teman bahkan waktu untuk mencintai diri sendiri. Bagiku cinta hanyalah sebuah kepalsuan, cinta hanyalah tuntutan untuk menunjukkan kasih sayang pada seseorang. Cinta hanyalah kebutuhan agar kita bisa hidup lebih baik dan memiliki seseorang untuk selalu mendampingi kita dan tempat kita berbagi. Cinta dimataku telah mengalami perubahan makna sejak aku mengalami kegagalan cinta.
Sepertinya Tuhan selalu memberikan kehidupan yang penuh warna pada kita sebagai mahluk ciptaan-Nya. Seperti roda yang terus berputar, kadang kita bisa berada di atas, kadang pula kita berada di bawah. Kadang kita senang kadang pula kita sedih. Kadang kita diliputi dengan cinta, kadang kita diliputi pula dengan kebencian.
Hei, dalam waktu singkat aku dapat membenci cinta, tapi tanpa terduga cinta itu pun hadir dalam kehidupanku. Saat aku menemukan pangeranku, hatiku diliputi dengan cinta. Pertama kali menatapnya aku seolah-olah tersihir, aku tak bisa bergerak, tubuhku seakan mati rasa. Lidahku pun menjadi kelu, apakah benar cupid langsung memanahkan panah asmaranya padaku?? Aku juga tak mengerti. Yang ku tahu jantungku berdetak terlalu kencang, hanya karena aku menatapnya. Aku menjadi salah tingkah, bingung untuk berbicara apa. Pertemuan sesaat itu memutarbalikkan semua persepsiku selama ini. Dalam hati aku meyakini sesuatu. Jika dia memintaku menikah maka aku akan menjawab, “Ya, aku bersedia.”
Tanpa kutahu seperti apa sikapnya, sifatnya, kebiasaannya ataupun silsilah keluarganya, hatiku telah menempatkan dia sebagai pangeranku. Walau pada akhirnya aku tak bersamanya (ternyata pangeran hatiku telah memiliki pasangan) aku tetap menempatkan dia sebagai pangeran di hatiku. Dia yang mengubah hatiku yang dingin menjadi begitu hangat. Dia pula yang membuat aku membuka mata dan hati untuk melihat dunia dengan cara yang berbeda. Dia juga yang membuatku meyakini kalau cinta itu teramat indah, cinta tak hanya berisi sakit, cinta membuat kita dapat tersenyum dan menjalani hidup dengan lebih baik, cinta membuat kita memiliki tujuan dalam hidup kita. Cinta memberikan pengharapan, mengaburkan semua kesedihan, kesepian dan ketakutan kita. Cinta yang membuat kita bangkit dan berjuang di saat kita jatuh terpuruk.
Cinta yang aku yakini patut aku perjuangkan. Keyakinan itu yang membuat aku berjuang untuk cinta yang aku rasakan pada pangeranku. Enam bulan perjuanganku untuk mendapatkan cintaku agar terbalas. Walau aku tahu dari awal kau telah memilikinya, tapi aku merasa layak untuk memperjuangkan perasaanku. Dari pandangan pertama yang tak terduga sampai kita dekat dan kini menjauh kembali, kau selalu menjadi pangeranku. Walau pada akhirnya bukan aku yang menjadi pilihanmu. Walau pada akhirnya aku hanya bisa merelakan kau bersamanya. Walau pada akhirnya aku hanya bisa ikut berbahagia atas pilihanmu. Aku menikmati setiap perjuangan yang kulakukan. Aku menikmati perasaan dibutuhkan olehmu. Aku menikmati setiap detik yang kita lalui bersama. Aku menikmati setiap tangisanku karena kesedihan yang kau alami. Aku menikmati setiap tawa yang muncul ketika kita bersama. Aku menikmati itu semua, cukup ketika aku mendengar kau juga menyayangiku. Walau kita tak bersama tapi segalanya akan tetap indah. Aku berterima kasih atas proses pendewasaan diriku karena perjuanganku atas cintamu. Aku berterima kasih karena kau telah berhasil membuka hatiku kembali dan membuatku menyadari cinta akan datang kembali dalam hidupku. Semoga kau selalu bahagia, semoga kau selalu tersenyum dan kuat menjalani hidupmu pangeranku.
Terima kasih untuk pangeranku
Terima kasih untuk membuka mataku dan membuatku melihat indahnya dunia.
Terima kasih membuatku menyadari besar kasih-Nya dalam hidup ini.
mantap ^^
BalasHapus