JATUH CINTA....
Ada pepatah yang mengatakan saat jatuh cinta, taik kucing pun rasa coklat.
Awalnya aku juga tidak percaya dengan pepatah seperti itu. Bagaimana mungkin taik kucing bisa berasa coklat?? (lebay mode on).
Hahahaahaha, namanya juga pepatah, ya pasti berupa perumpamaan aja.
Jika aku mulai nge flash back apa yang terjadi dihidupku, pada orang-orang disekitarku, aku mulai menyadari dan paham betul kalau jatuh cinta emang bisa ngebuat taik kucing berasa coklat.
Sakit dan sedih karena jatuh cinta bisa terganti karena kebahagiaan dicintai. Bahkan, hal yang tidak boleh dilakukan pun malah kita lakuin dengan santainya dikarenakan kita jatuh cinta. Banyak banget hal-hal yang terjadi di sekitar kita karena cinta.
Ada yang bunuh diri karena cinta di tolak, ada yang ngebunuh karena cinta ditolak (Upsss, asli sadis banget tuh, jangan ditiru!!!).
Pokoknya semua begitu deh, ^^
Sebuah kejadian mengajarkan aku kalau apa yang kita yakini sebagai "CINTA" membuat kita bisa buta, ga tau mana yang benar dan salah. Rasa ketertarikan adalah tunas di mana cinta akan tumbuh dan menjadi sebuah pohon rindang yang penuh dengan buah. Buah-buah manis itu berasa kebahagiaan, impian, harapan, kebersamaan, rasa saling memiliki, dan kebutuhan akan satu sama lain.
Buah begitu segar jika kita biarkan tanpa di panen pada akhirnya juga akan membusuk, pohon yang tidak kita pelihara dengan baik pada akhirnya juga akan mengering dan mati. Ibarat itulah cinta, saat pohon cinta telah mati yang tersisa hanyalah rasa sedih dan kehilangan.
Upsss jadi melantur, kembali ke tema sebelumnya, "Jatuh cinta, tai kucing pun berasa coklat."
Awalnya rencana nulis disini dalam bentuk cerpen, tapi ya sudahlah. Sekali-kali nulis ngelantur ngelinndur aja. ^^
Nge Flash back kebodohan masa lalu nih.
Bisa-bisanya meyakini sesuatu sebagai "CINTA". Sampai ga tau apa yang benar dan salah. Bahkan sampai berpikir ga akan bisa hidup tanpa dia. Waw waw....
Parah kan?? Itu tuh yang namanya kekuatan pikiran atas sebuah cinta. Kalau diingat-ingat lagi, apalagi disaat sekarang, saat rasa yang dulu dianggap cinta telah menjadi kenangan, bisa mencak mencak sendiri, kok dulu segitunya ya? Sekarang ga berasa apa-apa lagi. Ga jelas banget jadinya. Jadi sebenarnya itu CINTA atau BUKAN?
Tapi.... saat itu, Hidup hanyalah sepenggal kisah dimana dia sebagai pusat kehidupan, nafas kehidupan, dan
tawa dalam kehidupan.
Saat ini, dia hanyalah orang yang pernah membuatku berpikir kalau dia adalah cinta sejati.
Makin confuse aja ke mana arah tulisan ini...
Buat yang lagi JATUH CINTA, ingat!!!! Tetap gunakan akal, jangan hanya perasaan.
@@
Tamat, ^^