Selasa, 31 Agustus 2010

CINTA dan WAKTU

Pengalaman merupakan guru terbaik untuk kita belajar dan berusaha menapaki kehidupan selanjutnya dengan lebih baik. Sering kita mendengar ungkapan “Belajarlah dari pengalaman dan jangan melakukan kesalahan yang sama. Ibarat seekor keledai, jatuh pada lubang yang sama.” Hei kawan, kita sebagai manusia yang diciptakan dengan talenta dan akal, apakah ada yang bersedia disamakan dengan seekor hewan??? Jadi berusaha sebaik mungkin dan belajarlah dari pengalaman (sok menggurui, ). Kita pasti belajar dari pengalaman, belajar dari kesalahan yang kita buat. Tapi untuk urusan cinta, apa ada yang menjamin kalau kita tidak akan mengulang kesalahan yang sama?? Cinta takkan pernah lepas dari kisah hidup kita. Siapa sih manusia yang ga pernah jatuh cinta?? Anak zaman sekarang aja yang baru masuk di playgroup sudah bisa menyukai lawan jenis. Dunia dunia, perkembangan zaman membuat semuanya dewasa sebelum waktunya (menurut aku sih, ).
Cinta…………. Membuat hidup jadi lebih hidup. Saat jatuh cinta hidup layaknya permainan roller coaster, asyik namun menegangkan. Pertama kali jatuh cinta, kita berusaha mendekati sasaran kita (eitsss, emangnya latihan tembak, pake sasaran segala, :p). Hati yang deg-deg an, telapak tangan keringatan, biasanya lancar bicara ba bi bu jadi gagap dan bingung. Begitu besar pengaruh cinta dapat mengubah pribadi seseorang. Orang yang selalu percaya diri bisa minder, dari yang pintar menjadi bodoh. Kejadian yang terjadi bisa juga sebaliknya, yang bodoh berusaha menjadi pinter (belum tentu bisa langsung pintar), yang minder berusaha lebih percaya diri untuk mendapatkan hati sasarannya. Bahkan yang terjadi bisa juga makin memperburuk keadaan, orang yang ga tau malu makin ga tau malu karena jatuh cinta, hahahahaha.
Upsss cinta belum berakhir sampai disitu, semua itu barulah proses awal cinta tumbuh di hati. Jangan lupa usaha yang diperlukan untuk membuat cinta itu tidak hanya sepihak aja. Ada ga sih orang yang mau mencintai tanpa harapan juga di cintai??? Ada ga orang yang mencintai tapi ga ingin memiliki?? Kayanya sih ga ada, semua orang mencintai dengan harapan cintanya itu terbalas. Kita mencintai dengan harapan bisa bersama dengan orang yang kita cinta. Pastinya seperti itu, jadi perlu usaha ekstra untuk mendapatkan cinta dengan ending yang bahagia. Walau badai n rintangan menghadang kita harus berjuang keras untuk mendapatkan cinta. Setidaknya selama ada usaha, penyesalan atas kegagalan cinta tidak terlalu menyakitkan.
Saat memiliki cinta, ingatlah semua usaha yang kita lakukan untuk mendapatkannya. Jangan pernah menyia-nyiakan cinta yang telah kita miliki. Pupuk dan peliharalah cinta itu. Mungkin ada saat dimana rasa cinta yang kita punya tak lagi menggebu-gebu layaknya pertama kali kita merasakannya. Mungkin ada saat dimana cinta itu mengalami masa-masa kritis (emangnya sakit, ) seperti kejenuhan terhadap pasangan kita. Mungkin ada saat dimana kita tidak menemukan jawaban mengapa dulu cinta itu begitu dalam menyelimuti hati. Mungkin ada saat dimana kita mengharapkan perasaan cinta yang sama seperti yang dulu kita rasakan. Semua kemungkinan itu dapat timbul seiring dengan waktu.
Waktu yang kita lalui dapat mengubah segalanya. Waktu adalah peringatan untuk menghargai saat-saat kehidupan kita. Waktu memberikan kesempatan untuk belajar dan memperbaiki segala kesalahan kita. Waktu bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik bahkan sebaliknya, bisa membuat kita jauh lebih buruk. Maka dari itu, tumbuhkan kesadaran dalam hati dan jiwa. Gunakan hidup yang kita miliki dengan sebaik-baiknya. Hargai apa yang kita miliki dan berusahalah meraih impian kita. Jangan biarkan penyesalan tumbuh pada akhirnya karena waktu tidak dapat di putar kembali. Tidak mungkin cinta yang telah lepas dari genggamanmu bisa kembali tanpa ada usaha untuk menghargainya saat kamu masih memilikinya. Berusaha mendapatkan cinta dan hargailah saat kamu telah memiliki cinta itu. Maka selamanya cinta itu akan bertahan dalam kehidupanmu. Walau berulang kali kita telah jatuh dan terpuruk karena cinta, cinta akan tetap menarik dan selalu kita inginkan. Cinta akan selalu mengisi kehidupan kita, selama kita masih bernafas maka selama itu pula cinta akan selalu hadir dan memberikan sejuta rasa. Kita boleh saja berulang kali jatuh karena kegagalan cinta, tapi yang pasti jangan pernah melakukan kesalahan yang sama hingga kamu kehilangan cinta itu.
Sekedar sharing, semoga dunia selalu penuhi cinta kasih. Maka damai akan mewarnai hidup kita.
Tambahan: jangan biarkan mata membatasi perasaan untuk tumbuh di hati kita. Gunakan telinga, akal dan hati untuk memilih pasangan. Mata membatasi kita untuk memahami pribadi seseorang. Saat kita melihat orang itu cantik/ ganteng maka perasaan tertarik dalam sekejap akan muncul. Tapi sadarkah kita, kecantikan ataupun ketampanan dapat terkikis oleh waktu. Gunakanlah telinga, karena disaat dimana kita berusaha menjadi pendengar, maka disaat itu kita sedang belajar memahami orang tersebut. Karena telinga kita bisa mengetahui banyak hal, baik itu sifat maupun kepribadiannya. Barulah akal dan hati memegang peranan selanjutnya. Gud luck n berjuanglah untuk cintamu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar